Senin, 23 Oktober 2023

Pandangan Islam Terhadap Seks Bebas

Pandangan Islam Terhadap Seks Bebas


1. Pengertian Seks Bebas

Definisi seks bebas menurut Kartono (2009: 231) adalah hubungan seksual yang dilakukan diluar sistem regulasi seks yang ada dalam masyarakat, yaitu dilakukan diluar ikatan pernikahan, baik suka sama suka atau dalam dunia prostitusi. Sementara itu menurut Hawari (1998: 91) seks bebas merupakan kebebasan bergaul, dimana hubungan seks tanpa didahului pernikahan.

Menurut WHO seks bebas yang dimaksud adalah bukan hanya koitus saja tetapi juga termasuk berciuman, berpelukan serta berduaan di tempat sepi dengan lawan jenis diluar hubungan pernikahan, karena perilaku tersebut dapat mengarahkan pelakunya kepada hubungan seksual (www.wikipedia.co.id diunduh pada 22 Juni 2012).

Dari beberapa pendapat diatas dapat penulis simpulkan bahwa laki- laki dan perempuan yang melakukan kissing, necking, petting danintercourse atau yang lebih dikenal dengan berciuman, berpelukan, saling meraba bagian tubuh lawan jenis dan berhubungan seksual diluar pernikahan adalah pelaku seks bebas.


2. Faktor-faktor Penyebab Seks Bebas

Menurut ketua Perhimpunan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) menyatakan bahwa pada tahun 2011 15% remaja Indonesia yang berusia 10-24 tahun telah melakukan hubungan sexual diluar nikah. Sementara itu United Nation Population Fund (UNPF) dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) mensinyalir jumlah kasus aborsi di Indonesia mencapai 2,3 juta pertahunnya, dengan 20% diantaranya dilakukan oleh para remaja (Jusuf, 2006: 14)

Menurut (Surbakti, 2009: 133) ada beberapa faktor penyebab perilaku seks bebas pada remaja adalah sebagai berikut:


  • -          a.Pengaruh negatif media massa

  • -          b.Lemahnya keimanan

  • -          c.Tidak adanya pendidikan seks yang benar, tepat dan dilandasi nilai-nilaiagama

  • -          d.Lemahnya pengawasan orang tua.

  • -          e.Salah dalam memilih teman


3.Pandangan Islam tentang Seks Bebas

Dalam masyarakat masa kini interaksi antara laki-laki dan wanita yang bukan muhrim sulit dihindari. Kedua jenis kelamin dalam penampilan dan tingkah lakunya dapat merangsang nafsu seksual. Hal ini dapat menggiring kepada perilaku seks bebas.

Dalam penerapan konsep Islam, tentang menutup aurat, laranganberdua-duan antara pria dan wanita selain muhrim, menggunakan parfum yang menyengat, percampuran dalam pemandian umum merupakan beberapa hal yang harus dilaksanakan dalam sistem pendidikan Islam sebagai langkah preventif dalam menghindari seks bebas. 

Hal ini mengacu pada firman Allah surat Al-Isra’: 32

Artinya: “Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk”

(Depag, 1971: 258)

Zina adalah hubungan seksual antara pria dengan wanita yang tidak terikat oleh perkawinan yang sah yang dilakukan secara sengaja (Abdul Aziz Dahlan, 1996: 2026). Tetapi segala perbuatan yang mendekati zina merupakan hal mutlak yang harus dipahami umat Islam agar tidak terperangkap dalam pemahaman yang salah mengenai seksualitas manusia yang menyimpang dari ajaran Islam. Dengan ungkapan janganlah berbuat zina, yang berarti pelarangan zina bukan sekedar koitus yang tidak sah tetapi segala hal yang mendekatinya juga dilarang. 

Hal ini dipertegas pada surat al-Ahzab: 59.

Artinya: “Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anakperempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin:                

"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(Depag, 1971: 285)

Dari beberapa ayat diatas mengindikasikan bahwa perlunya langkah preventif untuk menghindari seks bebas. Hal ini sejalan dengan kaidah fiqih:

 “Kemadlaratan itu harus dihindarkan sedapat mungkin.”

Yang dimaksud dari kaidah ini adalah kewajiban menghindarkan terjadinya suatu kemadlaratan, atau dengan kata lain, kewajiban melakukan usaha-usaha preventif agar jangan terjadi suatu kemadlaratan dengan segala daya upaya yang mungkin dapat diusahakan (Mu’in dkk, 1986: 200).  Dalam hal ini segala hal yang mendekati seks bebas harus di hindari.


FAQs: Pandangan Islam Terhadap Seks Bebas

Mengapa agama Islam melarang pergaulan bebas?

Pergaulan bebas dan zina dilarang oleh Allah SWT karena kedua perbuatan ini merusak moral dan akhlak individu serta merusak keharmonisan keluarga dan masyarakat.


Mengapa seks bebas itu dilarang?

Seperti yang kita ketahui bahwa tujuan Allah SWT melarang seks bebas adalah adanya penyakit yang kini sudah muncul, seperti sifilis sampai AIDS. Penyakit ini merupakan penyakit serius yang bisa mengakibatkan penderitanya meninggal dunia. Bahkan, hal ini kerap terjadi sepanjang tahun.


Apa dampak dari melakukan seks bebas?

Perlu diketahui, perilaku seks bebas bisa meningkatkan risiko terkena penyakit menular seksual, seperti HIV, herpes simpleks, kutil kelamin, gonore, dan hepatitis B. Penyakit-penyakit tersebut mudah menular lewat aktivitas seksual, baik seks oral atau seks anal.


Bagaimana pendidikan seks dalam Islam?

Pendidikan sex dalam islam dilakukan dengan preventif. Yaitu dengan proses pencegahan dimana dalam QS. Al-Israa: 32 bahwa seseorang dilarang untuk mendekati zina seperti khalwat (berdua-duaan) laki-laki maupun perempuan sebelum menikah.


Apakah pergaulan bebas termasuk zina?

Salah satu bentuk pergaulan bebas adalah perilaku zina yang dilarang agama. Dalam Islam, zina tergolong dosa besar yang memperoleh hukuman besar di dunia dan di akhirat.


Bagaimana pendapat kalian tentang pergaulan bebas tanpa nikah yang banyak terjadi di tengah masyarakat dalam hubungannya dengan hukum Islam?

6. Bagaimana pendapat kalian tentang hidup bebas tanpa nikah yang banyak terjadi di tengah masyarakat dalam hubungannya dengan hukum Islam? Jawaban: Orang yang hidup bebas tanpa nikah akan dekat dengan zina, sehingga hal tersebut hukumnya haram.


Apa itu seks bebas contoh?

Menurut Santrock (2002) bentuk-bentuk perilaku seks bebas, yaitu: a) Kissing yaitu sentuhan yang terjadi antara bibir diikuti dengan hasrat seksual. b) Necking yaitu aktivitas seksual disekitar tubuh tapi belum ada kontak alat kelamin. c) Petting yaitu menempelkan alat kelamin tapi belum ada kontak alat kelamin.


Berapa persen kasus seks bebas di Indonesia?

Jakarta: Selain narkoba dan HIV/AIDS, seks bebas kini menjadi masalah utama remaja di Indonesia. Ini merupakan masalah serius karena jumlah remaja tergolong besar: 26,7 persen dari total penduduk.


Bagaimana menghindari dampak seks bebas?

Cara Mencegah Pergaulan Bebas pada Remaja

Selektif dalam Memilih Teman. Karakter seseorang bisa terbentuk dari siapa dia berteman. ...

2. Berpendirian Kokoh. Pendirian yang kokoh bisa membuat remaja tidak mudah terbawa arus pergaulan bebas. ...

Perbanyak Kegiatan Positif. ...

4. Ingat dengan Orang Tua. ...

Mendekatkan Diri dengan Agama.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Penyakit dan Gangguan pada Sistem Reproduksi Pria

  Penyakit dan Gangguan pada Sistem Reproduksi Pria Ada beberapa penyakit dan gangguan yang biasa muncul pada sistem reproduksi pria. Gang...